Tribulus Terresteris ialah tumbuhan berbunga dalam keluarga
Zygophyllaceae, yang biasa hidup pada suhu panas dan kawasan tropika
Old World di selatan Eropa, selatan Asia, melalui Afrika, dan di utara
Australia. Ia mampu hidup subur walaupun di iklim padang pasir ataupun
tanah yang kurang subur. Nama lainnya Punctucture
Vine, Yellow Vine.
Tumbuhan ini tumbuh secara tahunan pada musim
panas dalam
iklim yang agak dingin. Panjang batangnya sekitar 10cm sampai 1m dan
bercabang. Daunnya menyirip dengan panjang kurang dari setengah inci.
Bunganya berukuran 4-10mm lebarnya, dengan 5 buah mahkota bunya yang
berwarna kuning-lemon. Seminggu setelah berbunga, tumbuhan ini akan
berbuah dengan mudah dan akan terbagi menjadi bagian kecil
(biji). Bagian yang diambil adalah buahnya.
Zat
berkhasiat yang Terkandung
dalam biji Tribulus
Terresteris adalah golongan saponin (Protodiocsin, Furostanol)
Glikosida,
Flavoid, Resin, Tannin, Sterol dan Minyak Essensial.
Sebagai bahan aktif
“PROTODIOCSIN” serupa DHEA (Dihidroepiandrosteron)
sebagai bahan dasar hormon
sexual (Testosteron & Estrogen)
Dari
berbagai penelitian dan literatur membuktikan bahwa Tribulus
Terresteris dikonsumsi dalam jangka panjang tidak ditemukan adanya efek
samping (Uji proklinis dan klinis), (Index of Natural Herbs)
Sejak
5000 tahun lalu, manusia sudah mengetahui fungsinya untuk membantu
masalah impotensi.
MACA :
Lepidium Peruvianum Chacon
(MACA) merupakan sejenis umbi akar yang tumbuh secara semula jadi di
jajaran Pegunungan Andes,Peru (Junin Plateau) 3000-4000 meter diatas
permukaan laut, sehingga menjadikannya sebagai tumbuhan yang ditanam di
kawasan tertinggi di seluruh dunia.
Maca adalah tumbuhan dengan daya tahan yang
tinggi, dapat
hidup pada cuaca ekstrim, yaitu panas pada siang hari dan mencapai
titik beku pada malam hari dan disertai angin kencang.
| Maca ditemui oleh seorang dokter wanita, yaitu Dr. Gloria Chacon de Popovici |
Maca
penanamannya tidak memerlukan pupuk kimia atau organik, tidak
memerlukan insektisida karena tidak ada serangga yang dapat hidup pada
ketinggian 14.000 kaki (4000 meter) diatas permukaan laut.
Macainae &
Glucosinolate
pada MACA memacu aktivitas TESTIS & OVARIUM untuk meningkatkan
produksi
hormonTestosteron & Estrogen serta meningkatkan sperma
& sel telur
(kesuburan).
| Kaum Inca di Peru menggunakannya sebagai obat kuat untuk pahlawan semasa perang pada 500 tahun yang lalu. |
| Pendapat
Para Ahli : Dr. Gloria Chacon de Popovici Ph.D (peneliti MACA) "MACA adalah herbal ajaib yang dikirim oleh Tuhan untuk menolong kemanusiaan, herbal ini dapat menyehatkan kaum laki-laki dan wanita, mengurangi dan bahkan menghilangkan penderitaan dalam hidup mereka". Dr. Jhon Lichtenstein, M. D. (Ahli Akupunktur dan Herbal) "MACA adalah herbal yang mempunyai manfaat herbal". Dr. Hugo Malaspina (Ahli Jantung yang Menggabungkan Pengobatan Alami) "MACA menormalisasi organ kelenjar hormone seperti kelenjar dibawah otak, kelenjar adrenal dan kelenjar pankreas". |
Khasiat
Dari Tumbuhan Tribulus dan Maca Telah
Terbukti,
Teruji dan Di Konsumsi Oleh :
|
Dianjurkan oleh FAO (Food & Agriculture Organization) Sebagai Makanan Kesehatan Yang Aman dan Juga Dipilih Sebagai Makanan Utama Astronot NASA, |
|
| Sebagai Makanan Kesehatan Yang Aman untuk Tim Piala Dunia Jepang / Korea 2002, | |
| Di Tahun 1980 atas perintah Kerajaan Bulgaria, Institut Kimia Farmasi Sofia telah menemukan suatu formula yang dapat meningkatkan stamina dan kemampuan seksual dengan menggunakan Tribulus Terresteris. Penelitian ini telah memberikan kesuksesan kepada Team Bulgaria dalam pertandingan angkat berat di Olimpiade, | |
| Sudah lama digunakan sebagai tonic dalam pengobatan Ajurveda di India untuk memperbaiki seksual, penawar hati, urinari, kardiovaskular, sakit kepala, gangguan saraf dan sembelit, | |
| Tribulus Terresteris sudah lama digunakan untuk membantu meningkatkan kualitas seksual. Di Turki juga di rekomendasikan untuk mengatasi tekanan darah dan menurunkan kolesterol tubuh. Di Eropa pada umumnya digunakan untuk penderita sering pusing, konstipasai dan disfungsi seksual. |
Tidak ada komentar:
Posting Komentar